HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM BUDIDAYA AYAM PETELUR
15 Oktober 2020
Bagaimana Keunggulan Mesin Tetas Zein dari Banifarm. ID
Bagaimana Keunggulan Mesin Tetas Zein dari Banifarm.ID?
9 Desember 2020
Show all

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BUDIDAYA AYAM PETELUR

      1. Faktor Penentu Keberhasilan

Beberapa hal yang menjadi faktor keberhasilan dalam usaha ternak ayam ras petelur adalah sebagai berikut.

  1. Sifat ayam petelur biasanya memerlukan suasana tenang, pencahayaan yang cukup dan perlakuan dari petugas kandang yang hati-hati.
  2. Ayam ras sangat sensitif terhadap perubahan manajemen baik dalam hal pakan, tenaga kerja maupun lingkungan sekitar, sehingga memerlukan pengawasan yang ketat.
  3. Perubahan secara mendadak yang tidak diinginkan ternak akan dapat menurunkan produksi telur sampai 50 %.
  4. Menghadapi pasar yang semakin mengglobal, persaingan yang kemungkinan datang berasal dari negara lain, sehingga perlu diwaspadai.
  5. Pola konsumsi masyarakat sering fluktuatif harus selalu diantisipasi secermat mungkin.
  6. Teknologi pemeliharaan ayam petelur memerlukan upaya sebaik-baiknya dalam hal menjaga standar kebutuhan pakan baik kuantitas maupun kualitas, cahaya dan suasana lingkungan.
  7. Usaha ayam ras petelur dituntut untuk selalu menghasilkan produk yang diinginkan konsumen dalam hal warna, ukuran dan kualitas bahkan bentuk kemasan yang sesuai dengan tuntutan selera masyarakat.
  8. Adanya persaingan global, maka tuntutan untuk berproduksi dengan harga yang lebih murah juga menjadi keharusan, sehingga perlu diantisipasi melalui penerapan atau pengenalan teknologi (pakan, obat-obatan dan peralatan) yang efisien.
  9. Kerjasama antara peternak kecil, menengah dengan perusahaan besar untuk menjamin kelangsungan produksi dan pemasaran.
  10. Mengantisipasi fluktuatif harga produksi dan sarana produksi dengan perencanaan dan evaluasi jangka panjang.

Baca jugaAlat Penetas Telur Ayam Kampung Tingkat Keberhasilan Sebesar 54,5%

      2. Faktor Penyebab Kegagalan

Beberapa hal yang menjadi faktor kegagalan dalam usahaternak ayam ras petelur adalah sebagai berikut.

  1. Tidak cermat dalam manajemen pemeliharaan yang dapat mengakibatkan kematian tinggi atau penurunan produktivitas dan kualitas.
  2. Tidak mampu dalam mengantisipasi perubahan.
  3. Sistem pengadaan pakan tidak memadai, seperti dalam pengangkutan dan penyimpanan pakan.
  4. Penanganan kesehatan kurang teratur.
  5. Memulai usaha pada saat yang tidak tepat karena tidak adanya upaya memprediksi situasi yang fluktuatif atau keterbatasan kemampuan dalam strategi investasi.
  6. Bagi pelaku yang baru memulai usaha, cederung tidak menguasai teknik peramalan yang cermat serta kepercayaan berlebihan (over convident).

Penurunan harga secara mendadak yang sering terjadi karena produksi yang melimpah dari wilayah lain.

Baca jugaAlat Penetas Telur Ayam Kampung Tingkat Keberhasilan Sebesar 54,5%

      3. Faktor Eksternal

1. Lingkungan Umum

Secara Umum faktor lingkungan sangat berpengaruh pada usaha agribisnis. Kondisi iklim dan situasi suatu wilayah akan mempengaruhi kinerja perusahaan karena bagaimanapun juga selain tergantung dari kondisi ekonomi dan sosial masyarakat, kondisi iklim mempengaruhi secara langsung pada usaha ayam petelur (layer).

2. Lingkungan Tugas

Perkembangan peternakan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Masyarakat telah mengetahui betapa strategisnya bisnis bidang peternakan termasuk ayam petelur yang dibarengi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi protein hewani dan perkembangan industri makanan yang membutuhkan telur dalam pengolahannya seperti cake,bakery dan cookies. Hal ini tentu saja menjadi angin segar mengingat sektor industri sudah banyak yang colaps sehingga berwirausaha bidang peternakan dapat menjadi salah satu pilihan. Konsekuensi dari hal ini sebagai peternak harus dapat bersaing di pasar. Ada 4 kaidah yang dapat dilakukan peternak agar telur yang dihasilkan dapat layak jual yaitu genetik, nutrisi, kesehatan dan manajemen.

Baca jugaAlat Penetas Telur Ayam Kampung Tingkat Keberhasilan Sebesar 54,5%

     4. Faktor Internal

1. Pemilik

Peternak merupakan subyek dari usaha peternakan. Kesuksesan usaha peternakan ditentukan oleh kemampuan peternak dalam mengelola usahanya. Latar belakang pengetahuan, keterampilan dan pengalaman usaha adalah faktor penting yang hatus diperhatikan oleh peternak. Selain itu faktor kultur atau budaya masyarakat harus diketahui oleh pemilik dan disesuaikan dengan kultur budaya setempat dalam memilih komoditas yang akan diusahakan. Dalam usaha layer seringkali dijumpai peternak yang belum benar dalam menghitung BEP yang tidak mengikutkan biaya-biaya yang seharusnya dimasukkan dalam penghitungan sehingga tidak optimal dalam kelangsungan usahanya.

2. Karyawan

Pada usaha peternakan, tenaga kerja yang digunakan dapat berasal dari keluarga sendiri dan dari luar. Kecakapan pekerja sangat diperlukan dna pengetahuannya harus luas agar dpat mengelola dengan baik. Pemilik harus selektif dalam memilih pekerja, mereka harus benar- benar mempunyai kompetensi di bidang peternakan. Kegiatan pokok dari tenaga kerja adalah pembersihan kandang dan pemberian pakan.

3. Lingkungan Kerja Fisik

Manajemen yang kurang maksimal pada akhirnya akan menghasilkan performa yang tidak optimal. Sebagai contoh perkandangan, konstruksi yang salah menyebabkan sirkulasi yang tidak lancar dan kurangnya cahaya yang masuk ke kandang sehingga ayam tidak nyaman dalam berproduksi. Pengawasan kandungan obat ternak serta cemaran mikrobia, mikotoksin dan senyawa lainnya pada pakan ternyata sering belum sesuai dengan ketentuan. Sehingga perlu digalakkan sosialisasi tentang pentingnya mengikuti petunjuk penggunaan obat ternak baik yang digunakan dalam pakan komersial maupun untuk pengobatan.

Baca jugaAlat Penetas Telur Ayam Kampung Tingkat Keberhasilan Sebesar 54,5%

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *